Anda punya tanah pekarangan ataupun kebun yang kosong terbiar...?
Atau mungkin di depan atau belakang rumah anda ada tanah pekarangan walaupun sempit yang belum termanfaatkan secara maksimal. Tidak ada salahnya untuk mulai menanam sesuatu yang bermanfaat.
Pohon akan terus bermanfaat saat pohon tersebut hidup (tidak mati atau ditebang), selama itulah kita mendapatkan manfaat dari pohon. saat seorang menanam pohon maka dia tidak sadar bahwa pohon itu dimanfaatkan oleh serangga, semut, dan binatang lainya untuk tetap hidup bergantung pada pohon yang ia tanam. Mari kitra mulai menanam pohon, selain banyak manfatnya sekaligus untuk mendukung program penghijauan (go green) dari pemerintah
Keberadaan tanaman dirumah bisa menghilangkan emosi negatif serta perasaan gelisah dari aktifitas monoton yang kita lakukan seharian. Penelitian membuktikan bahwa sebagian besar hal yang membahayakan kesehatan seseorang terjadi karena ia jarang berada di luar ruangan dan mencari udara segar.
Aktivitas menanam dan merawat tanaman juga memberikan anda kegiatan yang baru namun sekaligus mengasyikan. Seperti memberi pupuk, menyirami tanaman, memangkas tanaman yang mati. Hal sesimple ini bisa memberikan efek besar bagi kebahagiaan anda. Kegiatan tersebut juga merupakan salah satu olahraga yang baik bagi kesehatan tubuh.
Ketahuilah, menanam pohon bisa bernilai ibadah, di mana bila pohon tersebut berbuah dan buahnya dimakan burung dan manusia maka dihadapan Allah Ta’ala itu bernilai sedekah. Dan perlu diketahui bahwa oksigen yang dihasilkan pohon itu adalah juga makanan yang dihirup (dimakan) setiap tarikan nafas makhluk Allah Ta’ala. Rasulullah Sholollahu alaihi Wassalam bersabda,
Sebagian orang menyangka bahwa program penghijauan (Go Green) bukanlah suatu amalan yang mendapatkan pahala di sisi Allah, sehingga ada di antara mereka yang bermalas-malasan dalam mendukung program tersebut.
Sebuah hadits yang masyhur dari Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam-, beliau bersabda :
إِذَا مَاتَ اْلإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
“Jika seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah seluruh amalannya, kecuali dari tiga perkara: sedekah jariyah (yang mengalir pahalanya), ilmu yang dimanfaatkan, dan anak shaleh yang mendo’akan kebaikan baginya.” [HR. Muslim dalam Kitab Al-Washiyyah (4199)]
Perhatikan, satu di antara perkara
yang tak akan terputus amalannya bagi seorang manusia, walaupun ia telah meninggal dunia adalah SEDEKAH JARIYAH, sedekah yang terus mengalir pahalanya bagi seseorang.
Para ahli ilmu menyatakan bahwa sedekah jariyah memiliki banyak macam dan jalannya, seperti membuat sumur umum, membangun masjid, membuat jalan atau jembatan, menanam tumbuhan baik berupa pohon, biji-bijian atau tanaman pangan, dan lainnya.
Jadi, menghijaukan lingkungan dengan tanaman yang kita tanam merupakan sedekah dan amal jariyah bagi kita –walau telah meninggal- selama tanaman itu tumbuh atau berketurunan.
Terus, kira-kira tanaman apa yang ingin anda tanam...?
Kami menyediakan :
- Bibit gaharu Gyrinops Versteghii + registrasi bibit dari kementrian kehutanan dan BKSDA , dengan
harga Rp. 40.000 per bibit (tinggi 40 cm up)
- Inokulasi gratis
Bagi anda yang berminat menanam hubungi :
masagus
telp/sms/whatsapp
085 215 847 073, 085 236 033 198
Atau mungkin di depan atau belakang rumah anda ada tanah pekarangan walaupun sempit yang belum termanfaatkan secara maksimal. Tidak ada salahnya untuk mulai menanam sesuatu yang bermanfaat.
Pohon akan terus bermanfaat saat pohon tersebut hidup (tidak mati atau ditebang), selama itulah kita mendapatkan manfaat dari pohon. saat seorang menanam pohon maka dia tidak sadar bahwa pohon itu dimanfaatkan oleh serangga, semut, dan binatang lainya untuk tetap hidup bergantung pada pohon yang ia tanam. Mari kitra mulai menanam pohon, selain banyak manfatnya sekaligus untuk mendukung program penghijauan (go green) dari pemerintah
Keberadaan tanaman dirumah bisa menghilangkan emosi negatif serta perasaan gelisah dari aktifitas monoton yang kita lakukan seharian. Penelitian membuktikan bahwa sebagian besar hal yang membahayakan kesehatan seseorang terjadi karena ia jarang berada di luar ruangan dan mencari udara segar.
Aktivitas menanam dan merawat tanaman juga memberikan anda kegiatan yang baru namun sekaligus mengasyikan. Seperti memberi pupuk, menyirami tanaman, memangkas tanaman yang mati. Hal sesimple ini bisa memberikan efek besar bagi kebahagiaan anda. Kegiatan tersebut juga merupakan salah satu olahraga yang baik bagi kesehatan tubuh.
Ketahuilah, menanam pohon bisa bernilai ibadah, di mana bila pohon tersebut berbuah dan buahnya dimakan burung dan manusia maka dihadapan Allah Ta’ala itu bernilai sedekah. Dan perlu diketahui bahwa oksigen yang dihasilkan pohon itu adalah juga makanan yang dihirup (dimakan) setiap tarikan nafas makhluk Allah Ta’ala. Rasulullah Sholollahu alaihi Wassalam bersabda,
“Tidaklah seorang muslim menanam suatu tanaman melainkan apa yang dimakan dari tanaman itu sebagai sedekah baginya, dan apa yang dicuri dari tanaman tersebut sebagai sedekah baginya dan tidaklah kepunyaan seorang itu dikurangi melainkan menjadi sedekah baginya.” (Riwayat Imam Muslim, Hadits no.1552)Rasulullah Sholollahu alaihi Wassalam bersabda, “Jika hari kiamat telah tegak, sedang ditangan seorang di antara kalian terdapat bibit pohon (kurma); jika ia mampu untuk tidak berdiri sampai ia menanamnya, maka lakukanlah.” (Riwayat Ahmad, al-Musnad, 3/182,184,191, ath-Thayalisiy)
Sebagian orang menyangka bahwa program penghijauan (Go Green) bukanlah suatu amalan yang mendapatkan pahala di sisi Allah, sehingga ada di antara mereka yang bermalas-malasan dalam mendukung program tersebut.
Sebuah hadits yang masyhur dari Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam-, beliau bersabda :
إِذَا مَاتَ اْلإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
“Jika seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah seluruh amalannya, kecuali dari tiga perkara: sedekah jariyah (yang mengalir pahalanya), ilmu yang dimanfaatkan, dan anak shaleh yang mendo’akan kebaikan baginya.” [HR. Muslim dalam Kitab Al-Washiyyah (4199)]
Perhatikan, satu di antara perkara
yang tak akan terputus amalannya bagi seorang manusia, walaupun ia telah meninggal dunia adalah SEDEKAH JARIYAH, sedekah yang terus mengalir pahalanya bagi seseorang.
Para ahli ilmu menyatakan bahwa sedekah jariyah memiliki banyak macam dan jalannya, seperti membuat sumur umum, membangun masjid, membuat jalan atau jembatan, menanam tumbuhan baik berupa pohon, biji-bijian atau tanaman pangan, dan lainnya.
Jadi, menghijaukan lingkungan dengan tanaman yang kita tanam merupakan sedekah dan amal jariyah bagi kita –walau telah meninggal- selama tanaman itu tumbuh atau berketurunan.
Terus, kira-kira tanaman apa yang ingin anda tanam...?
Kami menyediakan :
- Bibit gaharu Gyrinops Versteghii + registrasi bibit dari kementrian kehutanan dan BKSDA , dengan
harga Rp. 40.000 per bibit (tinggi 40 cm up)
- Inokulasi gratis
Bagi anda yang berminat menanam hubungi :
masagus
telp/sms/whatsapp
085 215 847 073, 085 236 033 198